Daftar Isi

Apakah "Flow" itu?

Flow adalah keadaan sadar yang didalamnya seseorang bisa betul-betul terbenam dalam sebuah aktivitas secara total melibatkan seluruh panca indera sehingga dia tidak merasakan waktu berlalu.

Untuk dapat merasakan flow seseorang harus mencurahkan energi mental dan emitional tambahan. Kehidupan yang dipenuhi dengan pengalaman flow yang menarik akan jauh lebih berharga daripada kehidupan yang dihabiskan untuk menikmati kesenangan secara pasif.

Tujuan jangka panjang bagi siswa yang mengerti & menalami flow adalah mereka berkesempatan besar memenuhi semangat yang bisa mengarahkan mereka untuk mengusahakan tercapainya tujuan & cita-cita. Siswa yang mengalami flow akan sanggup belajar sepanjang masa & lebih mau mengambil kesempatan, teguh dalam menghadapi tantangan, sanggup mengatasi ketakutan, kekhawatiran & kesulitan. Dengan memanfaatkan kekuatan flow yang mereka miliki, siswa akan mampu menikmati kehidupan pribadi penuh dengan kecerdasan.

Flow bisa lebih muda terealisasi manakala siswa mengalami kesenangan serius (Serious Fun). Pembelajaran aktif yang menekan pada "kesenangan serius" dapat membantu siswa memusatkan perhatian, meningkatkan kesenangan belajar & mampu mengatur suasana agar pengalaman flow tetap terjadi.
Baca Selengkapnya - Apakah "Flow" itu?

Apakah Pembelajaran Aktif Itu?

Siswa belajar aktif ketika mereka secara terus-menerus terlibat secara mental & fisik. Dampak pembelajaran aktif adalah penuh semangat, hidup giat, berkesinambungan, kuat dan efektif.

Belajar aktif adalah seni dan cara ideal untuk mengaktifkan beragam indera, mendorong mengekspresikan makna, membangun rasa percaya diri, antusiasme belajar & menguatkan kemampuan dasar kecerdasan (kognitif, emosional atensi dan motorik). Dalam pembelajaran aktif siswa benar-benar merasa terlibat & menjadi bagian dari proses pembelajaran. Setiap pelajaran menyediakan ide-ide untuk menambah langkah-langkah yang bisa diadaptasikan.

Merubah model kerja dari metode tertentu ke strategi-strategi jitu adalah cara baru untuk meragamkan langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran. Belajar aktif melibatkan sesi awal, yaitu rencana & tujuan pembelajaran yang terukur serta sesi akhir yang disebut refleksi untuk mengukur ketercapaian tujuan, apakah siswa benar-benar mengalami "Flow" selama pelajaran berlangsung. Tahapan dalam proses pembelajaran aktif adalah tahapan yang bisa menciptakan "Flow", siswa mengerti & mengacu pada tujuan, mampu membenamkan diri dalam kegiatan belajar, menaruh perhatian pada peristiwa yang terjadi & belajar menikmati pengalaman baru.
Baca Selengkapnya - Apakah Pembelajaran Aktif Itu?

UN, Monster yang Menakutkan Bagi Siswa

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Ujian Nasional mungkin masih menjadi sesuatu hal yang menakutkan bagi beberapa siswa. Ujian Nasional bukanlah sekedar ujian kelulusan tapi juga menjadi ujian mental bagi para pesertanya. Bayang-bayang akan tidak lulus dalam menghadapi Ujian Nasional selalu menghantui mereka. Perasaan cemas dan khawatir selalu menyelimuti mereka disaat ujian tengah berlangsung.

Rasa cemas dan khawatir jika tidak lulus inilah yang menyebabkan beberapa siswa menjadi down saat melaksanakan Ujian Nasional. Beberapa siswa yang berprestasi pun kadang-kadang juga menjadi down karena terlalu tegang dalam menghadapi Ujian Nasional. Yang lebih parah lagi, beberapa siswa bahkan mengalami kesurupan akibat terlalu stress memikirkan Ujian Nasional.

Banyak siswa yang terlalu meremehkan pentingnya belajar disaat Ujian Nasional masih jauh. Tapi disaat Ujian Nasional ada didepan mata, mereka belajar seakan-akan bermain dalam sinetron yang kejar tayang. Mereka belajar dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam), artinya mereka belajar hanya dalam waktu sehari semalam untuk melahap semua pelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Nah, kalo belajarnya udah kaya' gitu gimana mau gak stress...???

Alangkah baiknya jika jauh-jauh hari sebelum Ujian Nasional datang, kita sudah bersiap-siap untuk menghadapinya. Caranya tak lain tak bukan adalah dengan rajin belajar dan tak lupa untuk disertai doa juga. Jika kita bisa memanfaatkan waktu, pasti kita dapat menghadapi Ujian Nasional dengan baik. Dan tak lupa juga untuk kita menyiapkan mental yang kuat agar disaat Ujian Nasional datang kita tidak menjadi down untuk menghadapinya. Semoga tahun ini seluruh siswa bisa menghadapi Ujian Nasional dengan baik. Amiien...!!!
Baca Selengkapnya - UN, Monster yang Menakutkan Bagi Siswa

Cara Belajar Agar Tidak Mudah Lupa

Kesempatan belajar adalah kesempatan memahami. Ketika ada waktu yang digunakan untuk mengkonsolidasikan apa yang telah dipelajari, tentunya harus ada juga waktu untuk penyimpanan (retensi). Terkadang kita sibuk menyusun pikiran-pikiran, melakukan kerja keras dalam belajar tapi gagal dalam menyimpan hasil kerja keras kita. Semuanya seakan berlalu begitu saja. Hasil belajar pun hilang. Maka dari itu siswa harus diberi kesempatan menyimpan apa yang dipelajari. Pengalaman belajar akan diingat ketika ada kesempaan merefleksikannya dan memberikan hasil akhir emosional.

Ibarat hidangan, refleksi adalah "Makanan Pencuci Mulut" sebagai tindakan penuh arti dari penutupan pembejalaran. Ada beberapa kategori yang membuat belajar tidak mudah lupa:
1. Review, bagian ini berkaitan dengan mengingat ulang, melatih ulang, menyimpan ulang, dan penyegaran ulang.
2. Penilaian diri, bagian ini berkaitan dengan evaluasi sampai sejauh mana keterukuran belajar yang telah dicapai.
3. Perencanaan, bagian ini berkaitan dengan cara-cara mempertimbangkan apa yang akan dilakukan dengan mengkaji ulang apa yang telah dilakukan.
4. Sentimen akhir, bagian ini berkaitan dengan penyelarasan situasi dan kondisi dalam dinamika dan mekanisme pembelajaran.
Baca Selengkapnya - Cara Belajar Agar Tidak Mudah Lupa